Senin, 05 Desember 2011

SMA ARDJUNA MALANG

SMA ARDJUNA MALANG

SMA Ardjuna Malang berda di Jalan Raden Tumenggung Soerjo 37 Kelurahan Bunulrejo , Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Propinsi Jawa Timur. Posisi Sekolah merupakan wilayah perkotaan dan  Jarak Sekolah SMA Ardjuna dengan Pusat Kota sekitar 2 Km arah utara dari Pusat Pemerintahan Kota Malang.
Karena SMA Ardjuna Letaknya yang strategis  di Jalan Utama,  maka sangat mudah akses kendaraan bermotor dan dilewati beberapa angkutan umum. Angkutan umum yang melewati SMA Ardjuna antara lain dari terminal Hamid Rusdi (AMG, AJG) ,Arjosari (AMG, AJG, ADL)l dari  Terminal Landungsari (CKL, ADL). Sehingga siswa dan Guru untuk datang ke sekolah seringkali memanfaatkan Angkutan Umum selain memakai Sepeda Motor.
Keadaan Pendidik dan tenaga kependidikan di SMA Ardjuna Malang  dari mulai berdiri tahun 1980 hingga tahun 2011 sekolah ini sudah berganti kepala sekolah sebanyak 4 kali. Jumlah pendidik SMA Ardjuna sebanyak 14 orang  yang bersatus PNS (DPK) ada 2 orang, Guru tetap Yayasan (GTY)2 orang dan 10 orang Guru Tidak Tetap (GTT). Sedangkan Jumlah Tenaga Kependidikan ada 3 orang denagn status Pegawai Tetap Yayasan (PTY) 2 orang dan Pegawai Tidak Tetap 1 orang.
Jumlah Peserta didik di sekolah ini 1 Rombongan Belajar (ROMBEL) kelas X dengan jumlah siswa 7 Orang dengan rincian 6 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan.
Kondisi sarana dan prasarana luas lahan 4000 M2 , status tanah belum sertifikat. Luas bangunan 1650 M2 . Ruang Kepala Sekolah luas 9 M2 , 1 ruang guru luas 56 M2 , Ruang TU 12 M2 ,WC Guru luas  4 M2, WC siswa luas 16 M2, Mushola luas 20 M2 , Koperasi 56 M2, Ruang UKS, 6 M2, Ruang Osis Luas 12 M2 , Ruang BK luas 9 M2 ,  Lab Komputer luas 56 M2 , Lab Multimedia luas 56 M2 , Lab IPA luas 56 M2 , 3 Ruang Belajar masing-masing luasnya 56 M2 , dan semua fasilitas bangunan tersebut diatas dalam kondisi yang baik, memadai,tampak bersih dan teratur rapi.
Pada saat ini, SMA Ardjuna Malang sudah memiliki dokumen kurikulum (dokumen I dan II) yang sudah terintegrasikan dengan pendidikan karakter.

1.     Prosedur Pengembangan Pendidikan Kurikulum di satuan Pendidikan.
Pendidikan karakter direalisasikan dalam seluruh kegiatan di SMA Ardjuna malang, pelaksanaan kegiatan dilakukan sebagai berikut:
·         Memilih dan menetukan nilai-nilai yang diprioritaskan untuk dikembangkan berdasarkan hasil anaisis konteks dengan mempertimbangkan ketersediaan sarana dan kondisi yang ada.
·         Kepala sekolah melaksanakan sosialisasi ke semua warga sekolah (pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, komite sekolah, dan wali murid) sehingga mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan serta merealisasikan pembentukan karakter yang di prioritaskan.
·         Merevisi dokumen I yang telah dimiliki dengan mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter yang menjadi prioritas di sekolah tersebut.
·         Merevisi dokumen II yang meliputi Silabus dan  RPP dengan mengintegrasikan nlai-nilai pembentuk karakter.
·         Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan silabus dan RPP yang telah diintergrasikan nilai-nilai pembentuk karakter.
·         Melakukan pembiasan dalam bentuk perilaku dan kegiatan yang mencerminkan dari nlai-nilai pendidikan karakter yang memiliki prioritas dari SMA Ardjuna Malang.
2.     Perencanaan dan Pelaksanaan Pendidikan Karakter
a.    Bentuk intergrasinya. Nilai-nilai pendidikan karakter terintegrasi di seluruh mata pelajaran dan termasuk muatan lokal sesuai dengan kekhasan.  Di dalam silabus nilai-nilai pendidikan karakter tercantum di dalam kegiatan pembelajaran. Sedangkan di dalam di dalam pengembangan diri pendidikan karakter di implementasikan dalam program bimbingan konseling dan ekstrakurikuler. Dalam program ekstrakurikuler melalui beberapa kegiatan seperti kepramukaan, UKS, PMR, Olahraga, Kerohanian, kesenian, kepemimpinan, sementara untuk kegiatan tidak terprogram pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan rutin, spontan, dan keteladanan. Secara rinci sebagai berikut :
1)    Pembiasaan Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, meliputi: upcara bendera, senam, doa bersama, ketertiban, pemeliharaan kebersihan, dan kesehatan diri.
2)    Pembiasaan Spontan, yaitu kegiatan tidak terjadwal  dalam kejadian khusus, meliputi : pembentukan perilaku senyum, salam, sapa membuang sampah pada tempatnya, budaya antri, mengatasi silang pendapat (pertengkaran), saling mengingatkan ketika melihat pelanggaran tata tertib sekolah, kunjungan rumah, kesetiakawanan sosial, anjangsana.
3)    Pembiasaan keteladanan, adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-sehari, meliputi : perpakaian rapi, berbahasa yang baik, rajin membaca, memuji kebaikan dan keberhasilan orang lain, datang tepat waktu.
Pelaksanaan pendidikan karakter di SMA Ardjuna juga dilakukan melalui aktifitas sebagai beriku:
1)     Kegiatan Rutin
Nilai-nilai Budaya dan karakter Bangsa yang dikembangkan
Bentuk Pelaksanaan Kegiatan
Religius
·  Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran
·  Kegiatan Infaq dan sodaqoh setiap hari jumat
·  Membiasakan memberikan salam pada bapak/ibu guru setiap ganti jampelajaran
·  Melakukan sholat dzuhur berjamaah
·  Memberikan kesempatan pada semua peserta didik untuk melakukan ibadah
·  Membiasakan siswa berbicara sopan santun
·  Membiasakan jujur
·  Membiasakan mengucapakan terimakasih, maf, permisi dan tolong.
·  Mengetuk pintu sebelum masuk dan mengucapkan salam
·  Meminta ijin jika menggunakan barang milik orang lain
Kedisiplinan
·  Membuat catatan kehadiran pendidik dan peserta didik
·  Pukul 6.45 semua siswa harus ada di sekolah dengan toleransi 10 menit. Siswa pulang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Bagi yang melanggar di beri sangsi sesuai dengan peraturan
·  Jam 6.45 semua guru harus sudah ada di sekolah. Bagi guru yang tidak hadir tepat waktu akan diberi teguran. Jika guru tidak masuk harus meminta ijin dahulu dan meninggalkan tugas untuk peserta didik.
·  Pegawai TU datang jam 06.45 Dan pulang jam 13.00
·  Bila berhalangan hadir ke sekolah, maka harus ada surat pemberitauan ke sekolah
·  Kerapian dan kebersihan siswa, dicek olehseluruh  guru, diawali oleh guru jam pertama. Siswa yang tidak berpakaian rapi diminta merapikannya dan diberitahu cara perpakaian rapi ( kriteria rapi: baju dimasukkan, atribut lengkap, menggunakan kaos kaki dan sepatu yang telah ditentukan. 
·  Kerapian rambut, dicek setiap hari oleh seluruh guru, panjang rambut tidak boleh melebihi telinga dan krah belakang, jika menemukan siswa yang rambutnya tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan, maka diminta untuk mencukur rambut akan diberi waktu 3 hari untuk memoong rambutnya, jika dalam tiga hari siswa belum memotong rambutnya maka  sekolah akan memotong rambut siswa yang dilakukan oleh guru yang ditunjuk
·  Guru dan pegawai perpakaian rapi
·  Mengambil sampah yang berserakan
·  Meminjam dan mengembalikan sendiri bukunperpustakaan pada petugas perpustakaan
Peduli lingkungan
Lingkungan sekolah Bersih
·  Membiasakan anak membuat sampah pada tempatnya
·  Setiap jam terakhir siswa mengecek kelas jika maih ada sampah segera diambil dan dibuang di tempat sampah
·  Satu bulan sekali siswa melakukan kerja bakti dilingkungan sekolah
·  Petugas kebersiahn sekolah setiap hari mengambil sampah di tempat sampah dan di buang di tempat pengumpulan sampah sekolah
·  Guru setiap hari mengecek kebersiah lingkungan
·  Mengambil sampah yang berserakan
Kelas Bersih
·  Siswa melaksanakan piket kebersihan secara berkelompok sesuai daftar piket
·  Siswa menata bangku dan kursi sendiri setiap hari dan setelah jam pelajaran selesai supaya rapi
·  Tidak mencoret tembok dan bangku sekolahbagi yang mencoret akan diberi sangsi membersihkan dan mengecat ulang

Peduli sosial
·      Mengunjungi yayasan yatim piatu
·      Mengumpulkan sumbangan dalamrangka membantu korban bencana
·      Mengunjungi teman sakit
Kejujuran
·      Melaporkan barang temuan yang ditemukan di sekolah
·      Tranparansi laporan keuangan sekolah
·      Menyediakan kotak saran dan pengaduan
·      Larangan mencontek saat ujian
Cinta Tanah Air
·      Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
·      Menyanyikan lagu kebangsaan setiap upacara bendera dan peringatan hari besar Nasional
·      Memasang foto presiden dan wakil presiden  serat lamban negara setiap kelas
·      Memasang foto para pahlawan nasional
·      Menggunakan produk dalam negeri


Kunjungan yayasan yatim piatu merupakan wujud dari peduli sosial










2)     Kegiatan Spontan
Religius
·   Saling mengingatkan peserta didik yang tidak melaksanakan ibadah
·   Saling mengingatkan jika tidak mengucapkan salam
·   Meminta maaf bila melakukan keslahan
Kedisiplinan
·  Memberi peringatan jika siswa datangnya terlambat, jika masih terlambat maka akan mendapatkan hukuman yang telah dispakati (mis: menyapu lantai)
·  Memberi teguran bagi guru yang datangnya terlambat
·  Mengingatkan siswa yang tidak berpakaian rapi
·  Mengingatkan siswa yang berambut panjang
·  Melerai pertengkaran
Peduli Lingkungan
·  Menyuruh siswa memungut sampah  yang dibuang sembarangan
·  Memberikan sangsi pada siswa yang membuang sampah sembarangan
Peduli sosial
·  Mengunjungi teman sakit
·  Melayat wali murid yang meninggal dunia
·  Mengumpulkan sumbangan saat bencana alam

Kejujuran
·  Memperingatkan siswa yang mencontek
·  Mengingatkan siswa yang mencontoh PR teman






3)     Kegiatan Keteladanan
Religius
·  Guru dan siswa berdoa bersama saat awal dan akhir pembelajaran
·  Guru dan siswa shoalt dzuhur bersama
·  Guru memberikan contoh baik dalam berdoa
Kedisiplinan
·  Jam 6.45 guru sudah harus ada di sekolah da menyambut siswa
·  Pegawai TU datang jam 6.45 dan pulang jam 13.00
·  mengambil sampah yang berserakan
·  berbicara sopan
·  mengucapakan terimakasih
·  meminta maaf
·  menghargai pendapat orang lain
Peduli Lingkungan
·  Guru dan siswa membuang sampah pada tempatnya
·  Guru dan siswa kerjabakti bersama
·  Guru dan siswa mengambil sampah yang berserakan
Peduli sosial
·  Guru dan siswa secara spontan mengumpulkan sumbangan jika Ada bencana alam
Kujujuran
·  Guru memberikan penilaian siswa secara obyektif
·  Guru menepati janji pada siwa

Cinta Tanah Air
·  Guru dan siswa melaksanakan upacara bersama saat hari senin dan hari besar Nasional

b.    Dalam hal penerapan  nilai-nilai pembentuk karakter, sekolah tidak menambah jam pelajaran tapi  di implementasikan pada semua  mata pelajaran.
c.    Kalender akademik
Pada kalender akademik di SMA Ardjuna tahun pembelajaran 2011/2012 terdapat beberapa kegiatan:
1.    Upacara HUT RI ke
2.    4 s/d 6 Agustus Pondok Ramadhan
3.    Kegiata Idhul Adha 7 Nopember 2011
4.    Upacara hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2012
5.    Upacara Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2012
 






                      
                      



                       Kegiatan Idhul Adha Merupakan Gambaran dari Kegiatan Religius
Kegiatan Pembiasaan
Pembiasaan Rutin
Kegiatan
Nilai yang dikembangkan
Waktu pelaksanaan
Penanggung jawab
Upacara bendera
Semangat kebangsaan dan kedisiplinan
Senin hari senin
OSIS dan Petugas piket upacara
Doa bersama
Religius
Setiap hari
Guru
Ketertiban
Disiplin
Setiap hari
Guru
Kerja bakti
Peduli lingkungan
Sebula sekali
Guru
Kesehatan diri
Disiplin dan tanggung jawab
Setiap hari
Semua warga sekolah

Pembiasaan spontan
Kegiatan
Nilai yang dikembangkan
Waktu pelaksanaan
Penanggung jawab
Memberi senyum, salam, sapa
Peduli sesama
Setiap hari
Semua warga sekolah
Membuang sampah pada tempatnya
Peduli lingkungan
Setiap hari
Semua warga sekolah
Budaya antri
Peduli sesama
Setiap hari
Semua warga sekolah
Mengatasi silang pendapat
Peduli sesama
Setiap hari
Semua warga sekolah
Salin mengingatkan ketika ada pelanggaran tata tertib sekolah
Disiplin dan tanggungjawab
Setiap saat
Semua warga sekolah
Kunjungan rumah
Pedui sosial
Setiap ada kasus
Wali kelas dan BK
Kesetiakawanan sosial
Toleransi
Setiap ada kasus
Semua warga sekolah
Anjangsana
Pedui sosial
Setiap ada kasus
Wali kelas dan BK







Pembiasan keteladanan
Kegiatan
Nilai yang dikembangkan
Waktu pelaksanaan
Penanggung jawab
Berpakaian rapi
Disiplin
Setiap hari
Semua warga sekolah
Berbahasa yang baik
Cinta tanah air, kbangsaan dan komunikatif
Setiap saat
Semua warga sekolah
Rajin membaca
Gemar membaca
Setiap saat
Warga sekolah
Memuji ebaikan dan keberhasilan orang lain
Menghargai prestasi
Setiap saat
Semua warga seoklah
Datang tepat waktu
Disiplin
Setiap hari
Semua warga sekolah

Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan
Nilai yang dikembangkan
Waktu pelaksanaan
Penanggung jawab
Keagamaan (BDI)
Religius
Setiap kamis
Guru Agama
Olahraga (futsal)
Disiplin dan kerjasama
Setiap hari selasa
Pembina Olahraga
Kesenian
(Teater)
Disiplin, kerjasama, cinta tanah air, toleransi dan inovativ.
Setiap hari rabu
Pembina kesenian
Kepanduan dan Umum
(Pramuka , dan  PASKIBRA)
Kepemimpinan, semangat kebangsaan, cinta tanah air, peduli lingkungan, tanggung jawab, disiplin dan kerjasama
Setiap hari sabtu
Pembina Pramuka
Pembina Paskibra

Kegiatan Paskibra melatih Kepemimpinan siswa, semangat kebangsaan, cinta tanah air, peduli lingkungan, tanggung jawab,disiplin dan kerjasama.

b. Pengkodisian
Untuk menerapkan  pendidikan karakter, SMA Ardjuna membuat kebijakan yang mendukung keberhasilan program ini. Bentuk kebijakan sekolah melalui pnghargaan  dan pemberdayaan, menyediakan peralatan kebersihan.
1)  Penghargaan dan Pemberdayaan
Bentuk penghargaan yang diberikan pihak sekolah kepada peserta didik secara individu maupun kelompok dalam lomba lomba kreatifitas dan kebersihan kelas.
Adapun sebagai sumber Punishment di SMA Ardjuna:
a.    Pukul 6.45 Siswa sudah harus hadir disekolah dengan toleransi maksimal 10 menit. Jika melanggar akan diberi sangsi membersihkan halaman atau lantai yang masih kotor.
b.    Pukul 6.45 guru sudah harus hadir di sekolah dan bersiap di dalam kelas. Jika guru terlambat akan mendapat teguran dan sangsi.
c.    Kerapian dan kebersihan seragam di cek guru mulai jam pertama sampai guru jam terakhir
d.    Kerapian rambut, dicek setiap hari oleh seluruh guru, panjang rambut tidak boleh melebihi telinga dan krah belakang, jika menemukan siswa yang rambutnya tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan, maka diminta untuk mencukur rambut akan diberi waktu 3 hari untuk memotong rambutnya, jika dalam tiga hari siswa belum memotong rambutnya maka  sekolah akan memotong rambut siswa yang dilakukan oleh guru yang ditunjuk
e.    Memberi sangsi kepada siswa yang membuang sampah sembarangan.

3.     Penilaian keberhasilan dan tindak lanjut
a.    Perilaku
1.    Kepala sekolah
a)    Hadir jam 6.30 dan langsung mengawasi kehadiran siswa,  guru dan staf.
b)    Mengerjakan tugas-tugas manajerial
2.    Guru
a)    Guru yang mengajar jam petama sudah harus siap jam 6.45
b)    Jam 6.30 guru piket sudah harus siap dengan semua administrasi yang diperlukannya
c)    Guru piket 1 orang setiap hari
3.    Pegawai / Staf
a)    Pukul 6.30 Staf sudah harus ada di kantor TU
b)    Mengerjakan pekerjaannnya sesuai dengan tupoksinya
4.    Peserta Didik
a)    Sebelum pelajaran jam pertama dimulai dengan berdoa
b)    Siswa terlambat di kenakan sangsi
c)    Ijin keluar dan masuk kelas harus mendapat surat ijin dari guru piket

b.    Sarana Prasarana
Semua prasarana tertata rapi dan terawat sehingga tidak akan menggangu kegiatan belajar mengajar
c.    Situasi sekolah
a)    Kebersihan lingkugan terawat
b)    Kebersihan kerapian semua ruangan selalu terjaga
c)    Toilet selalu terawat

d.    Tindak Lanjut
Tindak lanjut dari program pendidikan karakter SMA Ardjuna Malangpencapaian program dan menambah nilai-nilai yang diprioritaskan di sekolah.

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar